
Muara Tebo, 27 Januari 2026 – Suasana ruang kelas VII.B MTsN 1 Tebo pada Selasa (27/01/2026) tampak berbeda dari biasanya. Meja-meja yang biasa penuh dengan buku tulis, kini dipenuhi dengan kerangka bambu, kertas warna-warni, lem, dan gunting. Para siswa terlihat antusias dalam mempraktikkan pembuatan kriya lampion pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBP).
Di bawah bimbingan guru mata pelajaran SBP, Ibu Irma Suryani, S.Pd.I., kegiatan ini bukan sekadar tugas sekolah rutin, melainkan upaya untuk mengasah keterampilan motorik dan kreativitas estetika siswa sejak dini.
Belajar Seni Lewat Praktik Langsung
Ibu Irma Suryani menjelaskan bahwa materi kriya lampion ini dipilih untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus melatih kesabaran.
"Kami ingin siswa tidak hanya paham teori seni, tapi juga mampu menghasilkan karya nyata yang memiliki nilai estetika. Melalui pembuatan lampion ini, mereka belajar ketelitian mulai dari membentuk rangka hingga tahap dekorasi," ujar beliau di sela-sela memantau hasil karya siswa.
Antusiasme di Ruang Kelas
Meski bertempat di dalam ruang kelas yang sederhana, semangat para siswa tidak surut. Mereka bekerja secara berkelompok, saling membantu merekatkan kertas dan menghias lampion dengan berbagai motif unik.

Beberapa poin utama dalam kegiatan ini meliputi:
Pemanfaatan Bahan: Penggunaan bahan yang mudah ditemukan namun mampu menghasilkan produk berkualitas.
Kerja Tim: Melatih kolaborasi antar siswa dalam menyelesaikan satu proyek seni.
Eksplorasi Warna: Kebebasan memilih kombinasi warna untuk menciptakan efek cahaya yang indah saat lampion dinyalakan.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada siswa dalam berkarya. Hasil karya lampion dari kelas VII.B ini nantinya akan dipajang sebagai apresiasi atas kerja keras dan kreativitas mereka selama proses pembelajaran.*SJ
|
74x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...