
Muara Tebo, 27 Januari 2026 – Sosok Bapak Firdaus, S.Pd.I., M.Pd.I. dikenal luas di lingkungan MTsN 1 Tebo bukan hanya sebagai administrator yang handal di bidang kurikulum, tetapi juga sebagai figur pendidik yang multitalenta. Di balik kesibukannya mengelola jadwal dan perangkat pembelajaran, beliau adalah seorang Ustaz yang aktif menebar ilmu melalui berbagai lini, mulai dari mimbar pengajian hingga literasi digital.
Hingga Januari 2026 ini, dedikasi beliau dalam dunia literasi telah membuahkan hasil yang membanggakan. Beliau tercatat telah menerbitkan tiga judul buku yang memuat pemikiran dan tuntunan keagamaan bagi masyarakat luas.
Literasi sebagai Jalan Dakwah
Bagi Bapak Firdaus, menulis adalah cara terbaik untuk mengabadikan ilmu. Ketiga buku karyanya menjadi bukti komitmen beliau dalam berbagi wawasan keislaman secara sistematis dan mendalam. Selain melalui tulisan fisik, beliau juga dikenal sangat adaptif dengan perkembangan zaman.
Beberapa saluran dakwah yang beliau gunakan antara lain:
Buku Karya Orisinal: Menghasilkan tiga volume karya yang kini menjadi referensi bacaan bagi rekan guru maupun masyarakat umum.
Media Sosial: Aktif membagikan konten edukatif bertema keagamaan di berbagai platform digital, menjangkau generasi muda dengan bahasa yang relevan.
Pengajian Tatap Muka: Tetap terjun langsung ke tengah masyarakat sebagai penceramah di berbagai majelis taklim dan pengajian.
Keseimbangan antara Tugas Kantor dan Syiar
Sebagai Wakil Kepala Madrasah (Waka) Bidang Kurikulum, Bapak Firdaus mampu menyeimbangkan tanggung jawab administratif dengan panggilan jiwanya sebagai pendakwah. Kedisiplinannya dalam mengatur waktu menjadi inspirasi bagi para rekan sejawat dan siswa di MTsN 1 Tebo.
"Ilmu itu akan hilang jika tidak diikat dengan tulisan. Saya berharap apa yang saya tulis dan bagikan, baik di kelas, di atas mimbar, maupun di media sosial, dapat menjadi amal jariyah yang bermanfaat," ungkap beliau saat ditemui di ruang kerjanya.
Kehadiran sosok seperti Bapak Firdaus membuktikan bahwa seorang pendidik di era modern harus mampu melampaui batas ruang kelas. Beliau menunjukkan bahwa menjadi guru adalah tentang memberi teladan—baik melalui lisan, tulisan, maupun tindakan nyata di dunia maya.*SJ
|
513x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...