
Muara Tebo, 25 Februari 2026 � Suasana khidmat menyelimuti Aula MTsN 1 Tebo pada Rabu pagi. Ratusan siswa-siswi tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan Pesantren Kilat. Salah satu sesi yang paling dinanti adalah pengajian mendalam mengenai fiqih ibadah yang disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Madrasah (Waka) Bidang Humas, Sujarmadi, S.Pd.I, M.Pd.I.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Sujarmadi membedah secara rinci mengenai hal-hal yang membatalkan salat. Beliau menekankan bahwa kesempurnaan ibadah salat tidak hanya dilihat dari kekhusyukan, tetapi juga pemahaman yang benar terhadap rukun dan larangannya.
Poin Penting Materi
Selama sesi berlangsung, Sujarmadi memaparkan beberapa poin krusial yang sering terlupakan oleh para pelajar, di antaranya:
Gerakan Berturut-turut: Melakukan gerakan di luar gerakan salat sebanyak tiga kali atau lebih secara berturut-turut.
Berbicara dengan Sengaja: Mengeluarkan ucapan yang mengandung huruf atau kata yang dapat dipahami, meskipun hanya satu huruf yang memiliki makna.
Terbukanya Aurat: Pentingnya memastikan pakaian tetap rapi dan menutup aurat dengan sempurna selama gerakan ruku' hingga sujud.
Makan dan Minum: Meski dalam jumlah yang sangat sedikit (seperti sisa makanan di sela gigi yang tertelan).
"Salat adalah tiang agama. Jangan sampai kerja keras kita berdiri dan bersujud menjadi sia-sia hanya karena kita tidak tahu apa saja yang bisa membatalkannya," ujar Sujarmadi di hadapan para siswa.

Interaksi Aktif di Aula
Kegiatan yang berlangsung di Aula MTsN 1 Tebo ini tidak berjalan searah. Panitia memberikan ruang tanya jawab yang dimanfaatkan siswa untuk berkonsultasi mengenai kendala teknis saat menjalankan salat berjamaah maupun mandiri.
Kepala Madrasah berharap melalui materi yang disampaikan oleh Waka Humas ini, para siswa tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi mampu meningkatkan kualitas ibadah mereka menjadi lebih sempurna sesuai dengan syariat Islam.*SJ
|
25x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...