
MTsN 1 Tebo menegaskan komitmennya dalam mendukung program Kementerian Agama dengan berpartisipasi dalam rapat koordinasi pemetaan beban kerja guru madrasah. Kepala Madrasah, Hj Elya Pitri, S.Pd.I., M.Pd.I., mengikuti rapat yang digelar secara daring melalui aplikasi Zoom pada Selasa, 7 April 2026.

Rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Nomor 30 Tahun 2026 tentang pembentukan Tim Pemetaan Beban Kerja Guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Agenda utama rapat adalah finalisasi data beban kerja guru melalui aplikasi Sistem Informasi Pemetaan Beban Kerja Guru (Simpema Bejagur), yang menjadi instrumen penting dalam pengelolaan tugas guru di lingkungan madrasah.
Kehadiran Kepala MTsN 1 Tebo bertujuan memastikan data beban kerja guru di madrasah tersebut tersusun dengan rapi, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini juga menunjukkan tanggung jawab madrasah dalam mendukung kebijakan pendidikan madrasah di tingkat provinsi, serta memperkuat tata kelola pendidikan yang profesional.

Rapat tersebut diikuti oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah dan Pendidikan Islam, para Kepala Madrasah Negeri (MIN, MTsN, MAN), serta operator madrasah yang bertugas mengelola aplikasi SIMPEMA. Pelibatan berbagai unsur penting dalam pengelolaan pendidikan madrasah diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antar lembaga pendidikan di Provinsi Jambi.
Pelaksanaan rapat dilakukan secara daring dari satuan kerja masing-masing peserta. Dengan memanfaatkan media Zoom, seluruh peserta dapat mengikuti rapat tanpa harus hadir secara fisik, sehingga efisiensi waktu dan sumber daya tetap terjaga. Panitia juga menyediakan Meeting ID dan passcode khusus untuk menjaga keamanan serta kelancaran jalannya rapat.
Dalam kesempatan tersebut, Hj Elya Pitri menekankan pentingnya akurasi data beban kerja guru. Ia menyampaikan bahwa pemetaan yang tepat akan membantu madrasah dalam mengatur distribusi tugas, terutama di MTsN 1 Tebo yang masih mengalami kekurangan guru. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran dan mendukung kesejahteraan guru, yang pada akhirnya berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.
Partisipasi aktif MTsN 1 Tebo dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen madrasah terhadap transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan pendidikan. Kepala madrasah berharap hasil rapat dapat menjadi pedoman bagi madrasah dalam menyusun strategi peningkatan mutu pendidikan di masa mendatang.
Selain sebagai forum koordinasi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar kepala madrasah se-Provinsi Jambi, meskipun dilakukan secara daring. Diskusi yang berlangsung memberikan kesempatan bagi peserta untuk saling berbagi pengalaman dan solusi terkait pengelolaan beban kerja guru di masing-masing madrasah.
Dengan berakhirnya rapat koordinasi, MTsN 1 Tebo siap menindaklanjuti hasil pemetaan beban kerja guru. Langkah ini diharapkan dapat mendukung terciptanya sistem pendidikan madrasah yang lebih efektif, efisien, dan berdaya saing di masa mendatang.
Humas Ea
|
5x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...