
Muara Tebo, 29 Mei 2026. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an menggema syahdu di Aula MTsN 1 Tebo. Seluruh civitas akademika madrasah larut dalam kekhusyukan kegiatan yasinan dan doa bersama yang menjadi agenda rutin keagamaan. Pada kesempatan kali ini, siswa-siswi kelas VIII.D sukses menunaikan amanah sebagai petugas pelaksana kegiatan dengan sangat baik dan lancar.
Keberhasilan performa para petugas cilik ini tidak lepas dari sentuhan dingin dan bimbingan intensif dari sang Wali Kelas, Hasmawati, S.Pd. Melalui arahan dan motivasi yang diberikan sejak beberapa hari sebelumnya, para siswa mampu tampil percaya diri di hadapan ratusan pasang mata rekan-rekan dan majelis guru.
Pembagian Tugas yang Terstruktur dan Rapi
Di bawah arahan Hasmawati, S.Pd., pembagian peran di antara siswa kelas VIII.D berjalan sangat terstruktur. Setiap siswa yang ditunjuk sebagai petugas menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh khidmat:
Pembaca Acara (Protokol): Memandu jalannya yasinan dengan suara yang jelas, tenang, dan tertib.
Pemimpin Istigasah dan Yasin: Melantunkan ayat demi ayat dengan tartil yang baik dan makraj yang fasih, sehingga diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh penjiwaan.
Pembaca Doa: Menutup rangkaian ibadah dengan lantunan doa yang menyentuh hati, mengaminkan keselamatan dan keberkahan untuk seluruh keluarga besar madrasah.
"Alhamdulillah, anak-anak kelas VIII.D hari ini menunjukkan mental dan kemampuan spiritual yang luar biasa. Latihan dan kedisiplinan yang mereka jalani beberapa hari ini membuahkan hasil yang sangat memuaskan," ujar Hasmawati, S.Pd., dengan rona bangga usai kegiatan.
Apresiasi Atas Penguatan Karakter Religius
Kegiatan yasinan yang berjalan sukses ini mendapat apresiasi positif dari kepala madrasah dan rekan-rekan sesama guru. Peran aktif wali kelas dalam mendampingi langsung anak didiknya di atas panggung aula menjadi contoh nyata dari komitmen MTsN 1 Tebo dalam memperkuat karakter religius siswa.
Melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya diajarkan untuk berani tampil di depan umum (publik), tetapi juga dilatih untuk membiasakan diri dekat dengan Al-Qur'an sejak usia remaja.
Acara ditutup dengan sepatah kata nasihat keagamaan dari guru pembina, yang kemudian dilanjutkan dengan persiapan siswa untuk kembali ke ruang kelas masing-masing guna memulai aktivitas belajar mengajar dengan semangat yang baru dan hati yang bersih.*SJ
|
53x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...