
Kemenag Tebo -MTsNegeri 1 Tebo menunjukkan komitmennya dalam mendukung Operasi Patuh Siginjai 2026 yang diselenggarakan oleh Polres Tebo pada 8-21 Juni 2026. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai kegiatan sosialisasi yang ditujukan kepada seluruh siswa di lingkungan madrasah.
Kepala MTsN 1 Tebo, Hj. Elya Pitri, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa pihaknya siap menjadi mitra strategis Polres Tebo dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar. Ia menyatakan bahwa keselamatan siswa merupakan prioritas utama, serta menekankan pentingnya ketertiban di jalan sebagai bagian dari pembentukan akhlak siswa. "Keselamatan anak didik kami adalah prioritas. Tertib di jalan adalah cerminan akhlak madrasah. Kami tidak ingin ada siswa MTsN 1 Tebo yang menjadi korban sia-sia karena pelanggaran lalu lintas," ujar Elya Pitri pada Jumat, 5 Juni 2026.
Sebagai bentuk dukungan konkret, MTsN 1 Tebo melaksanakan sejumlah langkah. Pertama, program Police Goes to School yang menghadirkan Satuan Lalu Lintas Polres Tebo sebagai pembina upacara dan narasumber sosialisasi terkait 14 target pelanggaran dalam Operasi Patuh. Selain itu, madrasah juga mengirimkan siswa sebagai duta Patroli Keamanan Sekolah (PKS) untuk mengikuti latihan bersama, guna meningkatkan pemahaman dan disiplin berlalu lintas.
Di lingkungan Madrasah, Tim Patroli Keamanan Sekolah secara rutin melakukan razia internal setiap pagi di area parkir. Pemeriksaan meliputi kelengkapan helm berstandar SNI, spion, dan knalpot standar pada kendaraan siswa. Selain itu, kampanye digital juga digencarkan melalui pemasangan spanduk dan poster, baik di lingkungan Madrasah maupun di media sosial resmi madrasah, untuk memperluas jangkauan edukasi kepada siswa dan masyarakat.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Dra. Rahayu Winastuti, menambahkan bahwa siswa yang membawa sepeda motor ke sekolah diwajibkan menggunakan helm. Guru piket juga melakukan patroli di pintu gerbang setiap pagi untuk memastikan siswa mematuhi aturan tersebut. Bagi siswa yang kedapatan tidak menggunakan helm, akan diberikan peringatan dan teguran sebagai bentuk pembinaan disiplin.
Melalui berbagai upaya ini, MTsN 1 Tebo berharap dapat berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Kabupaten Tebo. Sinergi antara madrasah dan Polres Tebo diharapkan mampu membangun kesadaran dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman bagi seluruh siswa.
Sumber Humas EA
|
31x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...