
Muara Tebo, 20 Juli 2026. Ada pemandangan hangat dan penuh kekeluargaan yang rutin menghiasi lapangan hijau MTsN 1 Tebo sesaat setelah barisan upacara bendera hari Senin dibubarkan. Sebelum kembali ke ruang kerja dan memulai aktivitas pelayanan serta Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), seluruh majelis guru dan staf tata usaha tampak berkumpul membentuk lingkaran untuk saling bersalaman dan bertegur sapa.
Kebiasaan positif ini telah menjadi tradisi yang melekat kuat di lingkungan MTsN 1 Tebo. Momen ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan sebuah media untuk mempererat tali silaturahmi dan menjaga kekompakan antarpendidik.
Simbol Harmonisasi dan Pelebur Salah
Suasana kekeluargaan terasa sangat kental saat satu per satu guru saling menjabat tangan dengan senyuman yang merekah. Tradisi bersalaman ini dinilai menjadi sarana yang sangat efektif untuk melebur segala kesalahpahaman kecil yang mungkin terjadi di sela-sela kesibukan tugas kedinasan pada pekan sebelumnya.
"Setiap hari Senin, kita memulai lembaran baru untuk mendidik anak-anak. Dengan bersalaman dan saling memaafkan di pagi hari, kita membersihkan hati dan pikiran. Energi positif inilah yang kemudian kita bawa ke dalam ruang kelas," ujar salah seorang guru senior yang ikut dalam barisan.
Menjadi Teladan Nyata bagi Siswa
Kebiasaan bersalaman antarguru ini secara tidak langsung juga menjadi media pembelajaran karakter (role modeling) yang sangat berharga bagi ratusan siswa yang menyaksikannya dari pinggir lapangan. Sebelum para siswa diajarkan untuk membudayakan 5S (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun), para guru dan staf terlebih dahulu memberikan contoh nyata di depan mata mereka.

Melalui keteladanan ini, siswa dapat melihat bagaimana nilai-nilai penghormatan, kerendahan hati, dan rasa persaudaraan dirawat dengan baik oleh para guru mereka.
Modal Utama Membangun Madrasah Berprestasi
Kekompakan dan keharmonisan di ruang lingkup pendidik merupakan modal utama bagi MTsN 1 Tebo untuk terus bergerak maju. Ketika jajaran pimpinan, majelis guru, dan staf tata usaha memiliki hubungan emosional yang solid, koordinasi program kerja madrasah tentu akan berjalan dengan jauh lebih ringan dan sinergis.
Setelah sesi bersalaman dan saling memberikan motivasi singkat selesai, para guru membubarkan diri dengan rapi. Langkah kaki mereka menuju ruang kelas terasa lebih mantap, membawa bekal semangat kebersamaan yang kuat untuk mengantarkan siswa-siswi MTsN 1 Tebo menuju gerbang prestasi sepekan ke depan.*SJ
|
48x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...