
Muara Tebo, 24 Juli 2026. Dalam rangka memperkaya strategi mengajar dan menghadirkan suasana belajar yang ramah serta inklusif, majelis guru MTsN 1 Tebo secara aktif mengikuti Webinar Nasional bertajuk "Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta". Kegiatan yang diinisiasi oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi ini diikuti secara virtual melalui platform Zoom Meeting dari lingkungan madrasah.
Keikutsertaan para pendidik MTsN 1 Tebo dalam webinar ini merupakan komitmen nyata madrasah untuk terus meningkatkan kompetensi pedagogik serta membangun iklim sekolah yang sarat dengan kehangatan, kasih sayang, dan empati.

Menjadikan Madrasah Tempat Belajar yang Membahagiakan
Webinar ini menghadirkan narasumber dan pakar pendidikan yang membedah pentingnya pendekatan berbasis rasa kasih sayang (compassionate teaching) dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Selama sesi berlangsung, para guru MTsN 1 Tebo tampak tekun menyimak materi dan aktif berdiskusi mengenai penerapannya di dalam kelas.
Kurikulum Berbasis Cinta menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian angka-angka akademik, melainkan dari bagaimana seorang guru mampu menyentuh hati para siswa, memahami karakteristik setiap anak, serta membimbing mereka dengan kesabaran.
"Mengajar dengan cinta adalah kunci utama agar pesan moral dan ilmu pengetahuan dapat diterima dengan baik oleh anak didik. Melalui webinar ini, kami diingatkan kembali bahwa tugas guru bukan sekadar transfer ilmu, tetapi mendidik dengan hati, menghargai setiap perbedaan potensi siswa, dan menghadirkan ruang kelas yang aman serta menyenangkan," ujar salah seorang perwakilan guru MTsN 1 Tebo.
Poin Utama Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta
Beberapa penekanan penting dari materi yang disampaikan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jambi dalam webinar tersebut antara lain:
Pendekatan Komunikasi Empatis: Membangun interaksi yang hangat antara guru dan siswa dengan mengedepankan budaya senyum, sapa, dan mendengarkan.
Pembelajaran Ramah Anak: Mewujudkan lingkungan madrasah yang bebas dari perundungan (anti-bullying) dan diskriminasi.
Penguatan Karakter & Akhlakul Karimah: Menanamkan nilai-nilai kasih sayang, kesabaran, dan saling menghormati sebagai fondasi utama pembentukan mental generasi muda.
Siap Diimplementasikan dalam Kegiatan Belajar Mengajar
Apresiasi tinggi diberikan oleh pihak pimpinan madrasah atas antusiasme majelis guru dalam mengikuti kegiatan pengembangan diri tersebut. Hasil dan wawasan yang diperoleh dari webinar ini diharapkan dapat langsung ditransformasikan ke dalam pola pengajaran sehari-hari di MTsN 1 Tebo.
Dengan hadirnya semangat "Kurikulum Berbasis Cinta" ini, MTsN 1 Tebo semakin mantap dalam mewujudkan lingkungan belajar yang kondusif, harmonis, dan humanis demi mencetak generasi terdidik yang cerdas secara intelektual serta unggul dalam akhlak.*SJ
|
47x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...