
Muara Tebo, 22 Agustus 2026. Suasana tenang dan penuh kearifan lokal mewarnai sudut Ruang Perpustakaan MTsN 1 Tebo. Siswa-siswi kelas VIII tampak sangat antusias dan khusyuk saat mengikuti perlombaan cabang Qulhu Tahlil dalam rangkaian ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) VI tingkat madrasah.
Sejak pagi, perwakilan peserta didik dari masing-masing kelas VIII duduk rapi di atas karpet perpustakaan dengan balutan busana muslim dan muslimah. Dengan ketenangan dan penghayatan yang tinggi, mereka melantunkan bacaan Surah Al-Ikhlas (Qulhu) serta rangkaian zikir tahlil secara fasih dan serentak di hadapan tim juri.
Melestarikan Tradisi dan Amalan Keagamaan
Pelaksanaan cabang lomba Qulhu Tahlil ini dirancang untuk membekali serta melestarikan amalan keagamaan yang dekat dengan kehidupan bermasyarakat. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya diajarkan menghafal dan membaca teks tahlil, tetapi juga diajak untuk memahami makna spiritual serta adab dalam mendoakan sesama.
"Cabang Qulhu Tahlil ini sangat penting bagi peserta didik kelas VIII sebagai sarana pembentukan karakter dan pemahaman amalan tradisi Islam. Kami sangat bangga melihat antusiasme serta kekhusyukan siswa-siswi dalam membawakan setiap bacaan zikir dan doa," ungkap salah seorang dewan juri di lokasi kegiatan.
Kriteria Penilaian dan Kekompakan Tim
Di dalam perpustakaan yang ditata rapi, dewan juri melakukan penilaian secara ketat berdasarkan beberapa kriteria utama:
Kefasihan dan Ketepatan Tajwid: Kebenaran makhraj huruf dan hukum bacaan.
Kekhusyukan dan Adab: Sikap tawaduk, kerapian, serta kesungguhan saat melantunkan zikir.
Harmonisasi dan Kekompakan: Keselarasan tempo serta artikulasi bacaan antar sesama anggota kelompok.
Kemeriahan dan ketertiban yang ditunjukkan oleh para peserta kelas VIII ini diharapkan dapat menjadi momentum positif untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur'an dan tradisi ibadah di lingkungan madrasah maupun masyarakat.*SJ
|
108x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...