
Muara Tebo, 15 Oktober 2026. Dampak buruk kabut asap yang menyelimuti wilayah sekitar membuat aktivitas pembelajaran tatap muka di sekolah terpaksa dialsihkan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau daring demi menjaga kesehatan para siswa. Kendati ruang-ruang kelas tampak lengang tanpa kehadiran peserta didik, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat para staf Tata Usaha (TU) untuk tetap hadir dan menjalankan tugas administratif seperti biasa.
Sejak pagi hari, jajaran staf Tata Usaha tetap beraktivitas di kantor sekolah/madrasah dengan menerapkan protokol kesehatan penanganan asap. Kehadiran staf TU ini menjadi pilar penting agar pelayanan administrasi sekolah, pengelolaan data pendidikan, serta koordinasi teknis pembelajaran daring tetap berjalan optimal tanpa hambatan.
Kepala Sekolah/Madrasah menyampaikan apresiasinya atas dedikasi dan komitmen para tenaga kependidikan tersebut. Menurutnya, keberlangsungan operasional sekolah sangat bergantung pada kesiapan layanan administrasi yang tidak boleh terhenti meskipun situasi sedang dalam penyesuaian akibat bencana asap.
"Meskipun para siswa dan sebagian guru melaksanakan proses belajar mengajar dari rumah secara daring untuk menghindari bahaya kabut asap, staf Tata Usaha tetap eksis dan siaga di sekolah. Pelayanan administrasi, persuratan, pengolahan data, hingga layanan bagi orang tua siswa yang membutuhkan informasi tetap harus berjalan lancar," ujar pihak pimpinan sekolah.
Selain menyelesaikan tugas-tugas administratif rutin, keberadaan staf TU di sekolah juga difungsikan untuk membantu memantau kelancaran sarana dan prasarana komunikasi PJJ agar sistem pembelajaran daring yang diakses para guru dan siswa berjalan tanpa kendala teknis.
Semangat dan profesionalisme para staf TU ini menjadi bukti nyata komitmen tenaga kependidikan dalam menjaga kualitas layanan pendidikan, sekalipun berada di tengah tantangan cuaca buruk dan kondisi darurat asap.*SJ
|
37x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...