Selamat Datang di Website Resmi MTs Negeri 1 Tebo # Selamat dan sukses Kompas Madrasah Tingkat Kab Tebo 2026 # Selamat dan Sukses Olympiade Madrasah Indonesia OMI 2026 # Selamat dan Sukses Olympiade Bahasa Arab Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2026 # Dirgahayu Pramuka ke 65 Tahun 2026 # Dirgahayu Republik Indonesia ke 81
Diposting Pada: Jumat, 26 Juni 2026

10 Muharam Momentum Perkuat Kepedulian Anak Yatim dan Disabilitas

10 Muharam Momentum Perkuat Kepedulian Anak Yatim dan Disabilitas

Momentum 10 Muharam 1448 H dimanfaatkan sebagai ajang untuk memperkuat kesalehan dan kepedulian sosial, khususnya terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas. Kegiatan ini mengangkat tema "Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Menguatkan Negeri: Menebar Maslahat, Menguatkan Umat" dan dihadiri langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Acara berlangsung serentak di seluruh kota dan kabupaten di Indonesia melalui aplikasi Zoom, dengan pusat kegiatan di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta.

Dalam sambutan virtualnya, Menteri Agama mengajak masyarakat untuk terus merawat tradisi berbagi di bulan Muharam agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa 10 Muharam atau Hari Asyura merupakan hari bersejarah yang di Indonesia dikenal sebagai "Lebaran Yatim". Menurutnya, istilah lebaran berasal dari kata "lebar" yang berarti lapang dada, yang mengandung makna pentingnya saling memaafkan dan menyelesaikan masalah dengan hati terbuka.

Menag juga menjelaskan, berdasarkan kitab Lisanul 'Arab, makna yatim adalah al-inqitha' 'anisy syai', yaitu adanya keterputusan. Ia mengingatkan bahwa semua anak yang membutuhkan perhatian dan pertolongan sebaiknya diperlakukan seperti anak yatim, bukan hanya mereka yang kehilangan ayah. "Mari kita jadikan 10 Muharam ini sebagai hari pembebasan dari kesulitan hidup untuk anak-anak yatim dan disabilitas," ujarnya.



Dalam kesempatan tersebut, Menag memberikan motivasi kepada anak-anak yang hadir. Ia mencontohkan Nabi Muhammad SAW yang juga terlahir sebagai anak yatim namun mampu menjadi manusia paling mulia. Menag menekankan bahwa setiap anak memiliki harapan dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Ia juga membagikan kisah pribadi tentang adik-adiknya yang yatim sejak sekolah dasar namun berhasil menyelesaikan pendidikan hingga jenjang S-2.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Tebo, Hj Elya Pitri, S.Pd.I, M.Pd.I, menegaskan bahwa perhatian kepada anak yatim tidak boleh berhenti hanya pada tanggal 10 Muharam. Ia mengingatkan bahwa momen ini seharusnya menjadi stimulan dan bahan renungan agar masyarakat lebih peka secara sosial. Menurutnya, ibadah seperti salat dan puasa memang penting, namun kepedulian sosial juga merupakan tugas yang harus terus dilakukan. "Anak-anak ini harus merasa merdeka dan bahagia setiap hari," tegas Elya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk terus berbagi dan peduli terhadap anak-anak yatim dan penyandang disabilitas, tidak hanya pada momen tertentu, tetapi secara berkelanjutan sepanjang tahun.

Sumber EA

 


55x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Parade Lomba Yel-Yel Meriah Bersama Wali Kelas 36x dibaca
  2. Panitia MTsN 1 Tebo Siapkan Kokarde untuk Masa Taaruf 52x dibaca
  3. Metode Inovatif Pak Ahmad Syakir Bikin Matematika Menyenangkan 38x dibaca
  4. SOSIALISASI PPDB MAN 2 TEBO DI MTs N 1 TEBO 714x dibaca
  5. SOSIALISASI KEAMANAN PANGAN PADA MADRASAH DI LINGKUNGAN MTsN 1 TEBO 336x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MTs Negeri 1 Tebo

Mars Madrasah